Wednesday, May 11, 2011

Jika Menjadi Pemimpin

Pemimpin adalah seorang yang berpengaruh pada sebuah organisasi. Seorang pemimpin adalah orang yang dapat memotivasi, menumbuhkan inspirasi dan orang yang mampu menyelesaikan konflik internal dalam organisasi. 

Jika dikemudian hari saya menjadi seorang pemimpin, maka apa yang akan saya lakukan jika :
a. Terjadi sebuah konflik internal didalam organisasi.
   Jika terjadi konflik didalam organisasi saya, saya akan menggunakan kekuasaan saya sebagai seorang pemimpin untuk menyelesaikan konflik tersebut dengan adil. Namun jika dirasa kurang efektif, saya akan membuat kedua belah pihak untuk berkompromi mencari jalan
keluarnya. Jika tidak berhasil juga apa boleh buat pihak yang berkonflik akan saya keluarkan dari organisasi demi kelangsungan dan kemajuan organisasi yang saya pimpin. Karena ditakutkan jika konflik berkepanjangan dalam organisasi akan membuat organisasi saya terhambat.
b. Memotivasi bawahan saya agar giat.
    Banyak sekali bawahan atau karyawan yang memang sungguh-sungguh dalam bekerja. Namun tidak sedikit juga bawahan yang hanya semaunya saja dalam bekerja. Disini jika dalam organisasi atau perusahaan saya terdapat satu atau beberapa bawahan saya yang tidak giat, maka saya sebagai seorang pemimpin harus dapat memotivasi bawahan saya itu agar giat bakerja. Saya akan berkata kepada seluruh bawahan saya "siapa saja yang kerjanya baik dan rajin, saya akan memberikan bonus lebih kepada ornag itu!" Dan diharapkan dengan adanya pemberian bonus itu seluruh bawahan saya mampu untuk bekerja lebih giat lagi.
c. Gaya kepemimpinan yang efektif.
    Banyak sekali macam gaya kepemimpinan yang ada. Namun menurut saya gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk diterapkan adalah gaya kepemimpinan Demokratis. Disini saya sebagai pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis saya akan memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.

sumber : irvkus web blog

Peran Mahasiswa di Masyarakat

Mahasiswa sebenarnya masyarakat yang sedang menjalani pendidikan formal guna menjadi lebih berguna dan lebih berarti kelak nantinya. Mahasiswa dapat sangat berguna di masyarakat jika ilmu yang dimilikinya diterapkan langsung. Berikut adalah beberapa peran mahasiswa di masyarakat :

1. Sumber Informasi
    Dengan berbagai macam disiplin ilmu yang dimiliki, mahasiswa mampu memberikan informasi yang
menguntungkan bagi masyarakat.
2. Memberi Contoh Baik
    Seorang mahasiswa yang baik pasti akan memberikan contoh yang baik pada lingkungan sekitar tempat dimana dia menetap. Semua pendidikan formalnya akan mampu membuat dirinya mampu memberi contoh (tutur kata, tingkah laku) yang baik bagi masyarakat sekitar.
3. Penyelamatan Lingkungan
    Sekarang sudah banyak gerakan-gerakan untuk menghijaukan bumi. Dimana diantaranya adalah dari sekelompok mahasiswa yang prihatin dengan kondisi saat ini (global warming).
4. Gerakan Reformasi
    Kita ingat peristiwa penggulingan kekuasaan mantan presiden alm. Soeharto. Banyak orang yang berdemo untuk menuntut penurunan kekuasaan Soeharto, dan kebanyakan adalah dari golongan mahasiswa.
Diantara contoh diatas, masih banyak contoh lain yang dapat ditemukan di masyarakat secara langsung.

sumber : irvkus web blog

Menghindari Bahaya Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.


Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-
tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
Upaya Pencegahan
Meskipun dalam prakteknya penyebaran narkoba sulit dilakukan, tetapi masih banyak hal yang dapat dilakukan agar penyebarannya tidak meluas terutama bagi diri sendiri, diantaranya :
1. Jangan pernah penasaran untuk mencobanya walau hanya sekali. Karena mulai dari rasa penasaran kita akan menjadi pecandu.
2. Kuatkan iman dan taqwa kepada Tuhan dan yakinlah kalau Dia akan menolong kita.
3. Pilih teman yang benar-benar teman. Teman yang baik tidak mungkin menawarkan hal yang merugikan.
4. Katakan "Tidak!" untuk setiap ajakan memakai narkoba dan jenisnya.
5. Ingatkan jika ada teman yang menjadi pemakai. Ingatkan bahaya narkoba kepadanya.
6. Buat keluarga anda menjadi surga bagi anda (ciptakan kesenangan dikeluarga anda).
 
sumber : irvkus web blog

Motivasi

Motivasi adalah sebuah dorongan untuk merubah diri ke arah yang lain, yang bisa ke arah lebih baik ataupun sebaliknya. Menurut wikipedia, motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Menurut syarifhidayat21Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Pentingnya Motivasi, sumber : syarifhidayat21duniapsikologi
Seseorang yang mempunyai motivasi yang tinggi maka dia akan berusaha melakukan yang terbaik, memiliki kepercayaan terhadap kemampuan untuk bekerja mandiri dan bersikap
optimis, memiliki ketidakpuasan terhadap prestasi yang telah diperoleh serta mempunyai tanggung jawab yang besar atas perbuatan yang dilakukan sehingga seseorang yang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi pada umumnya lebih berhasil dalam menjalankan tugas dibandingkan dengan mereka yang memiliki motif berprestasi yang rendah.
Seorang manajer juga harus mampu memotivasi. Kemampuan seorang manajer untuk memotivasi dan mempengaruhi, mengarahkan dan berkomunikasi sangatlah penting karena akan menentukan efektifitas manajer. Dan ini bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi seseorang. Manajer yang dapat melihat motivasi sebagai suatu sistem akan mampu meramalkan perilaku dari bawahannya.

Teori Motivasi, sumber : syarifhidayat21
Teori-teori Motivasi dapat diklarifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu :
1.     Teori Petunjuk (prescriptive theories), yaitu mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan. Teori-teori ini didasarkan atas pengalaman coba-coba.
2.      Teori-teori Isi (content theories) kadang-kadang disebut teori-teori kebutuhan (need theories), adalah berkenaan dengan pertanyaan apa penyebab-penyebab perilaku atau memusatkan pada pertanyaan “apa” dari motivasi. Teori-teori yang sangat terkenal diantaranya :
o       Hirarki Kebutuhan dari Psikolog Abraham H. Maslow.
o       Frederick Herzberg dengan teori motivasi-pemeliharaan atau motivasi-higienis.
o       Teori prestasi dari penulis dan peneliti David McCleland.
3.     Teori Proses (process theories) berkenaan dengan bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanakan atau menjelaskan aspek “bagaimana” dari motivasi. Teori-teori yang termasuk kategori teori-teori proses adalah:
o       Teori Pengharapan
o       Pembentukan perilaku (Operant Conditioning)
o       Teori Porter-Lawler
o       Teori Keadilan.

Teori motivasi menurut sumber wikipedia
1. Teori Hirearki Kebutuhan
Teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki teori kebutuhan milik Abraham Maslow.  Ia membuat hipotesis bahwa dalam setiap diri manusia terdapat hierarki dari lima kebutuhan, yaitufisiologis (rasa lapar, haus, seksual, dan kebutuhan fisik lainnya), rasa aman (rasa ingin dilindungi dari bahaya fisik dan emosional), sosial (rasa kasih sayang, kepemilikan, penerimaan, dan persahabatan), penghargaan (faktor penghargaan internal dan eksternal), dan aktualisasi diri (pertumbuhan, pencapaian potensi seseorang, dan pemenuhan diri sendiri).
Maslow memisahkan lima kebutuhan ke dalam urutan-urutan.  Kebutuhan fisiologis dan rasa aman dideskripsikan sebagai kebutuhan tingkat bawah sedangkan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri sebagai kebutuhan tingkat atas.  Perbedaan antara kedua tingkat tersebut adalah dasar pemikiran bahwa kebutuhan tingkat atas dipenuhi secara internal sementara kebutuhan tingkat rendah secara dominan dipenuhi secara eksternal. 
Teori kebutuhan Maslow telah menerima pengakuan luas di antara manajer pelaksana karena teori ini logis secara intuitif. Namun, penelitian tidak memperkuat teori ini dan Maslow tidak memberikan bukti empiris dan beberapa penelitian yang berusaha mengesahkan teori ini tidak menemukan pendukung yang kuat. 
2. Teori X dan Teori Y
Douglas McGregor menemukan teori X dan teori Y setelah mengkaji cara para manajer berhubungan dengan para karyawan. Kesimpulan yang didapatkan adalah pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
Ada empat asumsi yang dimiliki manajer dalam teori X.
1. Karyawan pada dasarnya tidak menyukai pekerjaan dan sebisa mungkin berusaha untuk menghindarinya.
2. Karena karyawan tidak menyukai pekerjaan, mereka harus dipakai, dikendalikan, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
3. Karyawan akan mengindari tanggung jawab dan mencari perintah formal, di mana ini adalah asumsi ketiga.
4. Sebagian karyawan menempatkan keamanan di atas semua faktor lain terkait pekerjaan dan menunjukkan sedikit ambisi.
Bertentangan dengan pandangan-pandangan negatif mengenai sifat manusia dalam teori X, ada pula empat asumsi positif yang disebutkan dalam teori Y.
1. Karyawan menganggap kerja sebagai hal yang menyenangkan, seperti halnya istirahat atau bermain.
2. Karyawan akan berlatih mengendalikan diri dan emosi untuk mencapai berbagai tujuan.
Karyawan bersedia belajar untuk menerima, mencari, dan bertanggungjawab. *Karyawan mampu membuat berbagai keputusan inovatif yang diedarkan ke seluruh populasi, dan bukan hanya bagi mereka yang menduduki posisi manajemen.
3. Teori Motivasi Kontemporer
Teori motivasi kontemporer bukan teori yang dikembangkan baru-baru ini, melainkan teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi karyawan.
Teori motivasi kontemporer mencakup:

a. Teori kebutuhan McClelland

Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:
    • kebutuhan pencapaian: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
    • kebutuhan kekuatan: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
    • kebutuhan hubungan: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.

b. Teori evaluasi kognitif

Teori evaluasi kognitif adalah teori yang menyatakan bahwa pemberian penghargaan-penghargaan ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya memuaskan secara intrinsik cenderung mengurangi tingkat motivasi secara keseluruhan. Teori evaluasi kognitif telah diteliti secara eksensif dan ada banyak studi yang mendukung.

c. Teori penentuan tujuan

Teori penentuan tujuan adalah teori yang mengemukakan bahwa niat untuk mencapai tujuan merupakan sumber motivasi kerja yang utama. Artinya, tujuan memberitahu seorang karyawan apa yang harus dilakukan dan berapa banyak usaha yang harus dikeluarkan.

d. Teori penguatan

Teori penguatan adalah teori di mana perilaku merupakan sebuah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya jadi teori tersebut mengabaikan keadaan batin individu dan hanya terpusat pada apa yang terjadi pada seseorang ketika ia melakukan tindakan. 
e. Teori Keadilan
Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan.

f. Teori harapan

Teori harapan adalah kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dalam cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu harapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti dengan hasil yang ada dan pada daya tarik dari hasil itu terhadap individu tersebut.
Pandangan Motivasi, sumber : syarifhidayat21
Pandangan motivasi dalam organisasi dapat dilihat dari tiga jenis teori motivasi yang ada, yaitu :

a.    Model Tradisional
            Tidak lepas dari teori manajemen ilmiah yang dikemukakan oleh Frederic Winslow Taylor. Model ini mengisyaratkan bagaimana manajer menentukan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan dengan sistem pengupahan insentif untuk memacu para pekerja agar memberikan produktivitas yang tinggi.
            Teori produktivitas memandang bahwa tenaga kerja pada umumnya malas dan hanya dapat dimotivasi dengan memberikan penghargaan dalam wujud materi (uang). Pendekatan ini cukup efektif dalam banyak situasi sejalan dengan peningkatan efisiensi. Disini pemutusan hubungan kerja sudah merupakan suatu kebiasaan dan para pekerja akan mencari jaminan daripada hanya kenaikan upah kecil dan sementara.

b.     Model hubungan Manusiawi
Elton Mayo dan para peneliti hubungan manusiawi lainnya menemukan bahwa kontak-kontak sosial karyawan pada pekerjaannya adalah penting, kebosanan dan tugas yang rutin merupakan pengurang dari motivasi. Untuk itu para karyawan perlu dimotivasi melalui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan sosial dan membuat mereka berguna dan penting dalam organisasi.
Para karyawan diberi kebebasan membuat keputusan sendiri dalam pekerjaannya, untuk para pekerja informal perlu mendapat perhatian yang lebih besar. Lebih banyak informasi disediakan untuk karyawan tentang perhatian manajer dan operasi organisasi.
 
c.     Model Sumber Daya Manusia
McGregor, Maslow, Argyris dan Likert mengkritik model hubungan manusiawi, bahwa seorang bawahan tidak hanya dimotivasi dengan memberikan uang atau keinginan untuk mencapai kepuasan, tapi juga kebutuhan untuk berprestasi dan memperoleh pekerjaan yang berarti, dalam arti lebih menyukai pemenuhan kepuasan dari suatu prestasi kerja yang baik, diberi tanggung jawab yang lebih besar untuk pembuatan keputusan dan pelaksanaan tugas.
 
sumber : irvkus web blog

Tuesday, May 10, 2011

Motivasi

Motivasi adalah sebuah dorongan untuk merubah diri ke arah yang lain, yang bisa ke arah lebih baik ataupun sebaliknya. Menurut wikipedia, motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Menurut syarifhidayat21, Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan. Pentingnya Motivasi, sumber : syarifhidayat21, duniapsikologiSeseorang yang mempunyai motivasi yang tinggi maka dia akan berusaha melakukan yang terbaik, memiliki kepercayaan terhadap kemampuan untuk bekerja mandiri dan bersikap optimis, memiliki ketidakpuasan...

Wednesday, April 6, 2011

tulisan bebas


   Memanfaatkan Waktu Luang

Kuliah sangat menhabiskan banyak waktu, tenaga, dan pikiran. Jika tidak diantisipasi maka seorang mahasiswa tidak akan mendapat hasil (nilai) yang maksimal. Seorang mahasiswa harus mampu mengatur (manage) waktunya antara kuliah, berorganisasi, dan berinteraksi di lingkungan. berikut adalah beberapa cara mengantisipasi waktu luang di sela kuliah.
1.            Gunakan waktu luang di rumah untuk mempelajari apa yang kurang dimengerti.
2.            Usahakan mengulang kembalai apa yang didapat di kuliah.
3.            Main seperlunya, jika tidak ada dosen usahakan membahas pelajaran.
4.            Gunakan sarana dan prasarana kampus seperti perpustakaan untuk menambah ilmu.
Jangan sampai apa yang kamu kerjakan diluar sana menggangu kuliah kamu.
Sumber : http://irvkusuma.blogspot.com/2011/04/memanfaatkan-waktu-luang.html


Perkuliahan menghabiskan waktu tidak sedikit. Jika sebagai mahasiswa kita tidak memanfaatkan waktu kuliah yang efisien, maka kita sendiri yang akan mendapatkan kerugian. berikut ini adalah beberapa cara agar kuliah kita efisien :
1. Mood - Suasana Hati:
Ciptakan selalu mood yang positif untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan menentukan waktu, lingkungan dan sikap belajar atau cara belajar yang sesuai dengan pribadimu.

* waktu: Pilihlah waktu yang tepat untuk belajar anda, yang kira2 anda lebih bisa fokus kepada belajar anda. Entah itu dipagi hari, siang hari, atau malam hari.
* Lingkungan : Lingkungan atau tempat belajar, ini tidak kalah pentingnya karena lingkungan yang bisa membuat mood anda nyaman atau tidak.
* Sikap belajar: Sikap belajar atau cara belajar yang seperti apa yang bisa membuat anda memudahkan dalam proses belajar anda, entah itu dengan menggunakan refrensi, atau membuat catatan ringkas, dll.

Ketiga cara yang diatas, sangat saling mempengaruhi satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan. Ketika
anda telah menemukan performa waktu belajar anda namun lingkungan dan cara belajar kurang begitu mendukung, maka proses belajar anda kurang begitu menghasilkan, begitu juga sebaliknya. Maka diri andalah yang dapat mengetahui kepribadian anda dan bukan orang lain.

2. Understand - Pemahaman:
Tandai informasi bahan pelajaran yang TIDAK anda mengerti dalam satu unit. Fokuskan pada unit tersebut atau melakukan beberapa kelompok latihan untuk unit itu.

3. Recall - Ulang:
Setelah belajar satu unit, berhentilah dan ulang bahan dari unit tersebut dengan kata-kata yang anda buat SENDIRI.

4. Digest - Telaah:
Kembalilah pada unit yang tidak anda mengerti dan PELAJARI KEMBALI keterangan yang ada. Lihatlah informasi yang terkait pada artikel, buku teks atau sumber lainnya, atau diskusikan dengan teman atau guru/dosen.

5. Expand - Kembangkan:
Pada langkah ini, tanyakan tiga persoalan berikut terhadap materi yang telah anda pelajari:

* Andaikan saya bertemu dengan penulis materi tersebut, pertanyaan atau kritik apa yang hendak saya ajukan?
* Bagaimana saya bisa mengaplikasikan materi tersebut ke dalam hal yang saya sukai?
* Bagaimana saya bisa membuat informasi ini menjadi menarik dan mudah dipahami oleh siswa/mahasiswa lainnya?

6. Review - Pelajari Kembali:
Pelajari kembali materi pelajaran yang sudah dipelajari. Ingatlah strategi yang telah membantu anad mengerti dan/atau mengingat informasi. Jadi, terapkan strategi tersebut untuk cara belajarmu berikutnya.

7. Make sure- Memastikan
Pastikan kembali apa yang sudah anda pelajari akan berguna untuk diri anda serta orang lain. karena syarat dari suatu ilmu memiliki nilai pragmatis (nilai guna)
Sumber :  http://irvkusuma.blogspot.com/2011/04/perkuliahan-menghabiskan-waktu-tidak.html

Kuliah tidak seperti sekolah-sekolah setingkat SMA atau SMP. Dalam berkuliah sangat dibutuhkan banyak biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu kita harus mampu memanfaatkan waktu luang di sela-sela kuliah. Berikut adalah cara agar kita mampu membuka usaha di sela-sela kuliah.


·                     Bulatkan atau yakinkan tekad. Hal ini penting karena kalau hati setengah2 kemungkinan yang terjadi menjalankan usahanya tidak sepenuh hati juga.


·                     Pastikan tujuan utamanya. Hal ini juga penting, karena jika jelas tujuannya apa? akan menjadi motivasi untuk melakukan usaha dengan lebih fokus dan lebih serius.
·                     Tentukan lokasi yang tepat. Untuk lokasi ini salah satunya dengan membidik tempat yang ramai atau berada di jalur padat sehingga sering dilintasi orang.
·                     Perhitungkan biaya. Anggaran yang dimiliki harus benar2 diperhitungkan dengan melakukan estimasi2 sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya hal-hal diluar dugaan atau setidaknya mempunyai gambaran yang jelas terhadap berlangsungnya usaha yang dijalankan.
·                     Keamanan. Merupakan salah satu unsur yang paling penting juga karena harus memperhatikan masalah keamanan terutama premanisme atau yang lebih parah lagi serangan orang-orang yang panjang tangan. Jadi jangan sampai lost productatau adanya bulan-bulanan premanisme menjadi suatu rutinitas yang terjadi.
·                     Siapkan SDM. SDM ini sangat penting, karena menuntut suatu kinerja dan kejujuran dari setiap pekerja maka harus dipersiapkan dengan matang.
·                     Lakukan evaluasi dalam skala waktu tertentu, sehingga dapat mengantisipasi gejala kemungkinan2 yang tidak diharapkan.
·                     Jaga kualitas produk. Yang dijual dan membuat orang tertarik untuk datang lagi adalah produk yang kita berikan.
·                     Jaga pelanggan. Ini sangat penting agar orang mau datang lagi.
·                     Customer care. Pelayanan harus ramah dengan mengusahakan menciptakan interaksi langsung misalnya menyapa, begitu juga dengan karyawan.
·                     Usahakan suasana kondusif. Misalnya karyawan tidak telat dibayarkan gajinya.
·                     Usahakan pelayanan harus tetap berwajah segar dan tidak kuyu, meski ia harus melayani konsumen di tengah kondisi yang kelelahan.
·                     Ciptakan suasana yang ramai. Misalnya saja dengan mengundang relasi/teman, selain itu jangan langsung memberikan diskon yang tinggi tetapi sedikit-sedikit saja. Misalnya bulan pertama berikan diskon 20 persen kemudian tiga bulan kemudian berikan diskon 10 persen hingga 6 bulan berikutnya. Setelah itu, diskon dapat distop. Sebab jangan sampai kita terjebak diskon artinya. orang hanya mau datang kalau ada diskon saja.
·                     Melakukan promosi. Mungkin yang paling sederhana promosi kepada kerabat atau teman dekat serta relasi-relasi yang ada. Selebihnya dapat melalu brosur, plakat dll.
Sumber :  http://irvkusuma.blogspot.com/2011/04/belajar-membuka-usaha-saat-kuliah.html


BAB V DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI FORMAL



DESAIN STURKTURAL ORGANISASI FORMAL

Struktur organisasi formal di susun adalah untuk membantu pencapaian tujuan organisasi dengan lebih efektif. Tujuan organisasi ini akan menentukan struktur organisasi, yaitu  dengan menentukan seluruh tugas pekerjaan, hubungan antar tugas, batas wewenang dan tanggung jawabuntuk menjalankan suatu tugas. Struktur organisasi mempunyai dua muka ; pertama model struktur, dan yang kedua prinsi – prinsip teori organisasi.

STRATEGI DAN STRUKTUR
            Dalam pemilihan suatu strategi dan struktur untuk mengimplementasikan para manajer harus mempertimbangkan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi. Dalam pandangan pertama organisasi adalah reaktif, dan dalam pandangan yang kedua organisasi adalah pro-aktif. Strategi organisasi dipengaruhi oleh berbagai kesempatan dan ancaman dari lingkungan eksternal. Strategi ini pada gilirannya akan mempengaruhi struktur organisasi dan penjelasannya sebagai berikut :
1.      Strategi menentukan kegiatan – kegiatan organisasional.
2.      Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang – orang yg tepat dalam melaksanakannya.
3.      Strategi menentukan lingkungan spesifik dimana organisasi akan beroperasi ; ini juga mempengaruhi struktur.
LINGKUNGAN EKSTERNAL DAN STRUKTUR
            Dalam pembahasan pengaruh lingkungan pada desain organisasional secara terperinci kita perlu membedakan tiga tipe lingkungan sebagai berikut :
1.      Lingkungan stabil : lingkungan sedikit atau tanpa perubahan yang tidak diperkirakan atau tiba – tiba.
2.      Lingkungan berubah : lingkungan dimana inovasi mungkin terjadi dalam setiap atausemua bidang yang telah di sebut.
3.      Lingkungan bergejolak : bila para pesaing melempar produk baru dan tak terduga ke pemasaran, hukum sering diganti, kemajuan teknologi, merubah secara drastik desain produk dan metode _ metode produksi.


ORANG DAN STRUKTUR
            Struktur organisasi juga di pengaruhi secara langsung oleh prefernsi pribadi manajer terhadap berbagai tipe organisasi tertentu, terhadap cara – cara berhubungan dengan para bawahan. Berbagai pengaruh penting lainnya adalah pada struktur dapat berasal dari sikap prbadi manajer terhadap wewenang, perhatian atau ketidakpastiannya terhadap formalitas, dan pengalaman – pemngalaman masa lalu.
            Karyawan dan struktur. Faktor – faktor seperti tingkat pendidikan, latar belakang, derajat minat pada pekerjaan para karyawan, dan ketersediaan berbagai alternatif di luar organisasi merupakan penentu penting struktur organisasi.
PROSES DESAIN ORGANISASI
            Dalam teori, proses desain organisasi dapat mulai dari bawah keatas atau sebaliknya. Tujuan – tujuan ini menjadi dasar dengan mana serangkaian departemen dapat terorganisasi. Dalam pendekatan bawah ke atas, proses – proses dasar organisasi akan di tetapkan terlebih dahulu, dimana hal berarti merumuskan dan menentukan secara simultan teknologi intinya yg di gunakan.
Mkeskipun secara teoritid dapat di jelaskan secara terpisah, manajer lebih sering dihadapkan dengan situasi – situasi dimana semua atau banyak aspek struktur telah di tetapkan. Usaha – usaha perencanaan kembali biasanya hanya menyagkut beberapa bagian struktur, seperti suatu departemen di pindahkan dari wakil direktur satu ke lain.
PENDEKATAN KONTIGENSI DALAM DESAIN ORGANISASI
             Banyak teoritis manajemen dan manajer przaktek yang menyatakan keraguaannya tentang suatu cara yang ideal untuk merancang organisasi. Struktur yang paling cocok bagi organisasi sangat tergantung pada keadaan – keadaan tertentu pada waktu tertentu. Jadi menurut pendekatan kontingesi, tugas manajer dalam desain organisasi adalah menetapkan suatu kesesuaian efektif antara dan variabel – variabel tersebut.
MODEL – MODEL STRUKTUR ORGANISASI
            Struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukkan hubungan diantara fungsi – fungsi dalam suatu organisasi serta wewenang  dan tanggung jawab setiap anggota organisasi yang menjalanka tugasnya masing – masing.semuanya ini sbenernya hanya jalan lain untuk mengatakan bahwa organisasi dalam kenyataannya tidak berjalan persis seperti yg di rencanakan sebelumnya. Tetapi, organisasi tidak hanya mempunyai kemungkinan bekerja lebih buruk dari pada rancangannya dia atas kertas karena interaksi antara orang – orang dan posisi – posisi mereka,.
            Pandangan akan kenyataan – kenyataan tersebut harus kita pegang dalam menguji anggapan mengenai sikap dan kemampuan manusia yang mendasari munculnya berbagai macam struktur organisasi. Di samping itu struktur dalam lenyataannya tidak sesuai dengan keinginannya sendiri.


DIMENSI – DIMENSI DASAR STRUKTUR ORGANISASI
*PEMBAGIAN KERJA
            Secara ringkas dadapat dinyatakan bahwa pembagian kerja akan mempengaruhi tingkat prestasi organisasi melalui minimisasi ketergantungan pada individu – individu tertentu. Di samping itu, pembagian  kerja mengandung konsejuensi – konsekuensi pada prilaku para karyawan, seperti menurunkan keterlibatan dan kepuasan kerja karyawan, menimbulkan kebosanan karena pekerjaan menjadi monoton, mengakibatkan tingkat keterikatan karyawan lebih rendah dan kehilangan motivasi yang mengarah kepada ketidakefetifan.
BERBAGAI FUNGSI YANG MELEKAT PADA STRUKTUR ORGANISASI
            Pengembangan struktur organisasi formal bersangkutan juga dengan penyusunan hubungan – hubungan yang terjadi dalam struktur. Kegiatan – kegiatan dan hubungan – hubungan sebagai fungsi struktural yang terjadi secara garis besar dapat di perinci sebagai berikut :
            Wewenang adalah hak melakukan sesuatu atau memrintah orang lain untuk melakukan sesuatu. Wewenang ada apabila seorang manajer mempunyai hak untuk memberi perintah kepada bawahannya. Hali ini ada pada di hampir setiap hubungan dimana seseorang mengendalikan orang lain dalam suatu pekerjaan/
            Kekuasaan sering di campur adukan dengan wewenang. Walaupun wewenang dan kekuasaan sering di temui bersamaan, tetapi keduanya berbeda. Dalam peranaannya sebagai pemimpin kekuasaan seorang manajer tampak pada kemampuaan yang menyebabkan bawahan bersedia melakukana sesuatu seperti yang di inginkannya. Jadi kekuasaan itu adalah kemampuan untuk melakukan hak tersebut.
            Tanggung jawab adalah kewajiban untuk melakukan sesuatu. Setiap orang dalam organisasi mempunyai tanggung jawab karena setiap orang mempunyai jabatan atau fungsi. Jadi tanggung jawab adalah kewajiban seorang bawahan, yang di beri tugas oleh atasan. Hubungan wewenang dan tanggung jawab ada dimana hubungan atasan dan bawahan terjadi.
            Akuntabilitas adalah fator di luar individu dan perasaan pribadinya. Jadi, seorang karyawan mempunyai tanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya walaupun tidak memeliki perasaan bertanggung jawab.
            Komunikasi dalam organisasi. Struktur organisasi di harapkan menjadi alat utama bagi komunikasi formal ini. Hubungan lini dan staf. Hubungan lini adalah memberikan perintah – perintah atau melaksanakan kegiatan. Hubungan staf adalah memberi bantuan atau nasehat, tetapi tidaki memberi perintah.
            Rentang kendali berapa orang jumlah bawahan yang dapat dikendaliakan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan. Rentang kendali yang luas menunjukan pengendalian yang meliputi jumlah orang yang besar, dan rentang kendali yang sempit menunjukan pengendalian jumlah orang yang sedikti atau kecil.

DEPARTEMENTASI
            Departementasi bersangkutan dengan proses penentuan cara pengelompokan kegiatan organisasi. Departementasi fungsional. Pendekatan fungsional untuk pengelompokan kegiatan organisasi ini mungkin merupakan tipe depertementasi yang paling umum dan luas di gunakan dalam merancang suatu organisasi. Kebaikan utama departementasi fungsional adalah berkaitan dengan aspek positif spesialisai. Departementasi paling cocok untuk lingkungan yang stabil, memerlukan koordinasi internal minimum.
ORGANISASI PROYEK
            Organisasi proyek semakin banyak di gunakan dalam industri dengan teknologi tinggi yang memerlukan perhatian besar terhadap perencanaa, penelitian dan pengendalian dan koordinasi. Bentuk organisasi proyek umum di pkai dalam industri luar angkasa dan juga menjadi semakin luas di gunakan dalam organisasi bisnis, pemerintah, dan militer. Perbedaan paling radikal dengan struktur organisasi klasik adalah adanya hubungan horizontal dan diagonal.
ORGANISASI MATRIKS
            Bila struktur proyek dilapiskan di atas struktur fungsional, hasilnya adalah sebuah matriks. Peranan manajer proyek adalah mengatur waktu, kualitas, dan standar biaya proyek agar sesuai rencana. Walaupun manajer proyek mempunyai banyak wewenang formal. Lebih lanjut, mnajer proyek sering melakukan kegiatan ndengan orang – orang yang bukan menjadi karyawan organisai sperti subkontraktor, penyedia dan langganan. Bentuk organisasi matrik ini akan sangat bermanfaat bila :
1.      Kegiatan mempunyai waktu penyelesaian yang terbatas dan skedul waktu harus di tepati.
2.      Pengendalian biaya merupakan faktor kritis.
3.      Banyak ketrampilan atau keahlian khusus yang membutuhkan koordinasi bagi penyelesaian proyek.
4.      Kegiatan – kegiatan yang di lakukakn banyak yang baru dan balum d kenal para anggota proyek.
ORGANISASI BENTUK BEBAS
            Model bentuk bebas di dasarkan pada pemikiran bahwa maksud di rancangnya suatu organisasi adalah untuk memudahkan manajemen perubahan. Dengan konsep bebas ini tidak ada satu cara pengorganisasian, tetapi struktur di rancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan tertentu pada suatu waktu tertentu. Tipe organisasi bentuk bebas dapat di pandang sebagai perluasan pola disntralisasi.